Upgrade Level Ngeblog Bersama ASUS VivoBook S15



Pernah denger istilah Bloggerprenuer? Atau kamu malah salah satu dari Bloggerprenuer?

Kalau saya si, baru membulatkan tekad untuk menjadi Bloggerprenuer, he he he. Ya, gitu deh, kalau orang lain bikin resolusi tanggal 1 Januari, saya bikinnya malah tanggal 1 Muharram kemarin 😁. Karena alasan itulah, saya kembali aktif menulis di Blogging Corner ini.

Satu persatu saya mengumpulkan data, apa saja yang saya butuhkan agar pantas menyandang predikat Bloggerprenuer.

Bloggerprenuer sebutan bagi para blogger yang berusaha untuk mendapatkan penghasilan dari blog. Entah itu dengan memberikan jasa review, iklan, konten, atau malah berjualan via blog pribadinya.

Ternyata, untuk menjadi seorang Bloggerprenuer, saya hanya membutuhkan 3 hal utama; media sosial, blog, dan mailing list data.

Basicnya memang hanya tiga, tapi ketiga di breakdown, wow ... banyak sekali pekerjaan yang harus dikerjakan.

Contoh mudahnya, blog. Untuk disebut sebagai seorang Bloggerprenuer, seorang blogger wajib untuk terus update konten-konten yang ada di blognya. Itu artinya akan ada pekerjaan editorial alias merancang konten.

Ketika di break down lagi, maka akan ada pekerjaan mencari sumber tulisan, analisa kata kunci, membuat infografis, editing foto, dan masih banyak lagi. #lapkeringat

So, apa hubungannya dengan ASUS VivoBook?

Ya jelas ada. Hampir kesemua pekerjaan di atas butuh perangkat yang mumpuni, yang tidak hanya mampu untuk menjalankan aplikasi ngeblog, editing foto dan video, atau membuat infografis. Tapi seorang Bloggerprenuer juga butuh perangkat yang bisa membantunya melakukan semua pekerjaan diatas dengan lebih cepat, serta memungkinkan untuk bekerja di mana saja, dan kapan saja.

Nah, ASUS VivoBook S15 ini jawabannya...

Apa yang ASUS VivoBook S15 bisa lakukan untuk para Bloggerprenuer


Sungguh, dari mula ngeblog, saya nggak pernah kepikiran kalau pada akhirnya ingin benar-benar profesional. Mungkin karena pekerjaan saya yang berhubungan (dekat) dengan pemasaran online, akhirnya malah kepencut untuk me-monetize alias menghasilkan uang dari blog.

Tujuan semula ngeblog yang hanya ingin "melepaskan penat" dan menjadikan blog sebagai "Pensieve Dumbledore" akhirnya berubah. Naik level jadi Bloggerprenuer.

Sebetulnya, tidak ada perbedaan banyak antara menjadi Blogger biasa, dengan menjadi seorang Bloggerprenuer. Perbedaannya mungkin dari frekuensi ngeblog, dan cara si Bloggerprenuer merawat blog-nya.

Disinilah saya merasa perlu memiliki perangkat yang mumpuni, mampu diajak kerja lama, serta ringan dibawa kemanapun, sangat penting.

Pikiran saya langsung tertuju pada ASUS VivoBook S15 (S510). Jadi berangan-angan, andai saya bisa memiliki salah satu generasi terbaru ASUS tersebut.

"Kenal" ASUS VivoBook S15 (S510), pas lihat streaming "The Edge of Beyond" Agustus kemarin. Masya Allah, desainnya yang ramping, tipiiiss... banget. (intip aja deh di Youtube-nya ASUS) bener-bener bikin mupeng. Langsung ngebayangin pundak nggak akan pegel kalau bawa doi kemana-mana.

Seperti kata Lena Tseng, Product Manager ASUS saat acara launching kemarin, si VivoBook S15 ini memang di desain dengan menggabungkan performa dan keindahan.
Hasilnya? You know lah....

ASUS VivoBook S15 (S510) bantu upgrade level ngeblog dimana aja, kapan aja


Kalau sudah urusan kompi, dari dulu saya memang sudah fix pilih ASUS.  Dan kenapa ASUS VivoBook S15 (S510) cocok banget buat saya yang sedang pengen upgrade level ngeblog? Ini dia alasannya

#1. Ringan

Ini syarat utama dari notebook yang oke untuk dibawa mobile, kan? ASUS VivoBook S15 (S510) hanya memiliki bobot 1,5kg dengan ketebelan perangkat yang hanya 1,79 cm.



Iyap, Gess... nggak nyampe 2 cm! Bayangin deh, betapa ringan dan tipisnya si ASUS VivoBook S15 (S510) kalau dibawa mobile.

#2. Batere tahan lama

Paling bete kalau udah capek-capek bawa lepi, eh baterenya nggak tahan lama (pas nggak ada charging port lagi). KZLL!

Nah, ASUS VivoBook S15 (S510) menggunakan baterai polimer lithium dan didukung dengan ASUS Battery Health, yang akan membuat baterai tahan 3x lebih lama dibanding batere pada laptop lainnya.

#3. Charging time pendek

ASUS VivoBook S15 (S510) juga sudah dilengkapi dengan teknologi quick charge. Teknologi yang akan membantu mengisi daya baterai 60% hanya dalam waktu 49 menit. Paslah buat emak-emak yang suka buru-buru mau pergi, dan sering inget ngecharge pas sejam sebelum berangkat 😂.

#4. Menggunakan prosesor Intel Core generasi 7

Oke, mungkin yang satu ini nggak penting banget buat mendukung kerja Bloggerprenuer. Ketinggian spek, kalo orang bilang.

But wait, konten blog sekarang kan nggak cuma tulisan, bisa juga berupa infografis, podcast, atau video.

Nah, dengan prosesor yang seperti itu, pekerjaan ngeblog tentu akan lebih mudah dan lebih cepat bukan?

Oya, ASUS VivoBook S15 (S510) juga dilengkapi dengan dual storage, SSD dan HDD. Dual storage ini memungkinkan boot, dan kerja aplikasi yang terinstal di seri VivoBook ini lebih cepat dan ringan.

Pas kan kalau sedang membuat konten di luar rumah, dan waktu kita nggak banyak. Dengan paduan grafis Nvidia G Force 940Mx dan prosesor Intel Core i5; infografis, edit video, foto atau malah hanya sekedar membuat tulisan, pasti akan lebih cepat terselesaikan.

#5. Cocok untuk semua bentuk konten

Display ASUS VivoBook S15 (S510) memiliki 178° wide-view. Teknologi ini berguna untuk mempertahankan warna dan kontras agar tetap tajam, plus mempertahankan ketajaman display meski dilihat dari sudut manapun.


Cucok banget ini buat presentasi ke klien, atau sekedar buat nobar saat butuh post review drakor terbaru. 😁 Apapun jenis konten yang pengen kita bagi bareng temen dan kolega, akan tetep terlihat ciamik dengan VivoBook S15.

#6. Desain elegan

Aduh, saya naksir warna metalic gold-nya, nih! Wajah boleh tua, tapi tentengan tetep boleh gaya kan, kan? Pokoke bisa nge-upgrade tingkat kepedean dah, nenteng si VivoBook ini.

#7. Harga kompetitif

ASUS VivoBook S15 (S510) dipasarkan dengan harga sekitar Rp9jt di Indonesia. Menurut saya, worth it lah jika dengan perangkat ini kamu bisa menghasilkan konten lebih banyak, tiap presentasi pun lancar, plus nggak bikin capek mata dan capek jari.

Sst, kabarnya ni, di kelas middle, belum ada satupun lho, yang ngebrandol harga seperti ASUS.

Buat saya pribadi, saya selalu ikut nasehat ortu; kalau duit kita nggak banyak, jadi belilah sesuatu dari kualitasnya, jangan karena sekedar murahnya harga. Harga murah tapi kalau menghambat semua pekerjaan apalagi cepet rusak, biaya yang keluar malah jadi lebih mahal kan?

So, would you like to join with me and ASUS VivoBook S15 (S510) to become more productive Bloggerprenuer? 





Sumber gambar dan tulisan: asus.com/id


Anda Tetap Butuh Etika saat Ngeblog dan Berkomentar



Pagi ini saya menyempatkan diri memeriksa puluhan komentar yang sudah masuk ke blog Blogging Corner ini. Oya, tidak seperti blog-blog saya yang lain, komentar pada blog ini memang sengaja tidak saya moderasi.

Tujuan saya membuat blog ini, selain untuk bersenang-senang, melepaskan sisi suka-suka saya, tanpa basa-basi... blog ini saya buat untuk teman-teman pemula. Yang memang butuh banyak info tentang ngeblog dan belum paham tetek bengek serta trik ngeblog. Jadi, begitulah, apapun yang ada di blog ini saya buat sesimpel, semudah mungkin, bahkan kategori pun saya buat sesedikit mungkin.

Termasuk komentar pun saya buat tanpa moderasi, dan saya memilih agar siapapun yang tidak memiliki akun Google juga bisa berkomentar.

Sayangnya, niat baik saya ini malah digunakan oleh beberapa akun atau situs jualan/ bisnis yang tidak bertanggung jawab.

Ada beberapa situs yang menggunakan banyak nama untuk berkomentar. Beberapa komen malah dengan nama yang sama, komentar yang sama. Komentar yang lain malah merujuk pada akun media sosial saya. Hmmm....maksud Anda apa???

Sebagai pelaku digital marketing, saya pun paham jika Anda membutuhkan link dari situs lain untuk mendapatkan trust, atau traffic dari Google. Namun, apa yang Anda lakukan sama juga dengan spamming. Hati-hati, Google juga tidak suka dengan spamming. Jika ingin mendapatkan link, mari bertukar link dengan cara yang lebih santun.

Meskipun begitu, demi kemudahan teman-teman yang memang berniat mencari info, saya tetap tidak ingin memoderasi komentar pada blog ini, namun Anda harus memiliki akun Google jika ingin berkomentar. Let's connected as a human, okay?

Di dunia nyata Anda butuh etika untuk bersosialisasi, begitu juga di dunia Blogging. Selamat pagi, dan selamat beraktivitas. 😊



Bingung Membuat Post Blog Pertama Kali? Baca yang Ini Dulu Yuks!



Post ini adalah lanjutan dari post "Cara Memulai Post Blog (*Pertama Kali). Post yang dulu diprotes 😀, katanya kurang komplit, hanya tentang batasan menulis post, buka step by step dari membuat post. 

Jadi okelah, meski sudah kelamaan, tapi saya lengkapi saja ya ... Saya akan buat panduan menulis blog dengan media PC dan handphone atau smartphone. Soalnya sering banget tu, ketemu temen yang pengen mulai ngeblog, tapi ngeluh karena perangkat PC-nya belum mumpuni, atau tidak punya cukup waktu untuk duduk dan menulis di PC.

Cara membuat post blog pertama kali pada platform Blogger


Sebelum mulai nulis, ada baiknya kita mengenal antar muka halaman entri pada blogger, ya. Karena kesulitan memulai blog post ni biasanya cuma karena nggak ngerti antar muka halaman "entri"-nya aja. 

Halaman antar muka entri post pada blogger (akses via PC)

Coba perhatikan gambar di bawah ini ya



1. Kolom judul

Tuliskan judul atau title post kamu disini. Judul ini nantinya otomatis akan menjadi alamat URL post blog kamu, kecuali kamu memilih untuk mengedit URL-nya. Mengapa harus diedit dan bagaimana mengeditnya? Nanti kita obrolin di post selanjutnya.

2. Body post

Ini adalah tempat kamu nulis artikel kamu.

3. Compose/ HTML

Saat memilih opsi entri baru, secara default, kamu akan berada dalam opsi "compose". Ini artinya kamu akan melihat tampilan artikel kamu persis sama seperti saat kamu ngetik. Beda halnya ketika kamu berada dalam opsi htlml, maka tampilan artikel kamu akan seperti ini



4. Dasbor perintah

Bagian ini adalah tools tempat kamu "mengkustom" artikel kamu, seperti memilih ukuran huruf, membuat tulisan miring, tebal, menyisipkan link dan seterusnya

5. Label

Kadang disebut juga dengan kategori, tag, dan banyak lagi. Fungsi bagian ini adalah mengelompokkan artikel kamu. Misal pada blogging Corner ini, maka label/ kategorinya/ tagnya adalah "artikel", "tips dan trik ngeblog" dan seterusnya.

6. Jadwal

Secara default, setting jadwal akan menyesuaikan dengan tanggal publish artikel. Jika ingin menjadwalkan publish artikel, maka kamu dapat menggunakan tombol ini.

7. Deskripsi penelusuran

Bagian ini adalah ringkasan dari isi artikel kamu. Sebaiknya tidak lebih dari dua kalimat.

8. Pilihan

Bagian ini berisi pengaturan komentar, tautan balik dan sebagainya.

Jadi, gimana cara buat post blognya? Ini stepnya: 
#1. Login ke dasbor blogger
#2. Pilih menu pos disamping kiri, dan klik "Entri Baru"
#3. Ketik tulisan Anda di body post. Setelah selesai beri label, dan meta deskripsi
#4. Kalau masih mau di koreksi nanti, maka pilih "simpan"; kalo mau langsung publikasikan, pilih "Publishkan". Selesai deh ...

Halaman antar muka entri post pada blogger (akses via Blogger Android App )

Oya, sebagai pelengkap, saya kenalkan juga ya antar muka entri post pada blogger. Beberapa teman yang pengen nge-blog masih belum punya akses PC dengan mudah soale.

Perhatikan dulu bagian-bagian pada aplikasi blogger ini. Jika ini pertama kali kamu instal aplikasi, maka tampillannya akan seperti ini


Berikut keterangan bagiannya:




1.Judul blog

Bagian dengan nomor satu diatas adalah bagian judul blog kamu. Kalau kamu punya beberapa blog dalam satu akun email, kamu tinggal sentuh bagian ini untuk berubah dari satu blog ke blog yang lain.

2. Pensil putih

Saya sebut bagian ini dengan nama pensil putih aja. Untuk membuat post baru maka kamu harus menyentuh/ mengetuk pensil putih ini.

3. Kolom judul post

Jika blog kamu sudah punya beberapa post, maka semua judulnya akan muncul disini.

Nah, untuk memulai menulis artikel, kamu cukup tekan gambar pensil yang putih itu. Tulis judul, dan tulis artikel kamu dibagian body post.

Oya, ngeblog via aplikasi emang enak, kita bisa sambil rebahan, atau kalau lagi di jalan dapat ide, bisa langsung ketik-ketik. Sayangnya, hasil artikel kurang rapi. Tidak ada jeda antar paragraf plus gambar hanya bisa disisipkan di bagaian paling bawah.

Untuk merapikan atau memindahkan gambar di bagian awal, maka kamu harus menggunakan PC. Nggak bisa ditawar lagi. 😊

Cara edit post blogger

1. Login ke dasbor blogger
2. Pilih menu "Pos" (biasanya paling atas)
3. Arahkan kursor ke judul post blog. Dibawah judul akan muncul tulisan "edit". Nah, klik bagian itu. Done.

Pengen ngedit draft post dari aplikasi blogger? Bisa banget!

1. Buka aplikasi blogger
2. Ketuk judul post yang ingin diedit



3. Ketuk bagian kolom bagian kanan
4. Ketuk post body



5. Edit
6. Setelah selesai edit, ketuk tulisan "Done" atau "selesai" di pojok kiri



7. Antar muka entri akan berubah, ketuk gambar disk di sisi kanan. Untuk langsung mempublikasikan pilih gambar panah (➤) atau  gambar disk untuk menyimpan.

Selesai, selamat ngeblog ya...


P.S: Oya, saya baru saja nemu aplikasi yang bisa dipakai nge-blog via Smartphone dengan tampilan persis sama di PC. Tunggu ulasannya ...

The Iceberg Dibalik Aktivitas Nge-blog



Pagi ini, mumpung hari Sabtu, iseng saya menjelajahi beranda Google Plus. Ada sebuah post berbagi dari tahun lalu yang ada disana; post tentang cara mendapatkan uang dari blog. Ketika saya klik, ternyata artikelnya berisi iklan jualan CD how to make money from blog.

Salah? Ya, jelas enggak. Yang salah adalah judulnya, "Cara cepat dan mudah mendapatkan uang dari nge-blog". Terus terang saya tidak setuju dengan pendapat ini, there are no the easiest way to get money on this world. Cuma satu cara mudah dapat duit di dunia ini: nyadong ke orangtua. Itu juga kalau si ortu lagi ada duit he he he.

The iceberg you don't know about blogging


Sub headingnya enggak banget ya, nggak SEO banget. Ya, sudahlah, post ini memang bukan post SEO, tapi lebih tepatnya post curhat. Oke, lanjut ya ...

Kenapa saya bilang iceberg atau gunung es? Kehidupan blogger tu emang sepintas enak, jalan-jalan, dandan cantik dateng ke event, nulis, trus dapat duit. Atau ketak-ketik di rumah, trus tawaran job, iklan, atau placement artikel datang.

Padahal ada usaha di balik itu semua.

Setiap menit, ada 5 juta informasi yang diupdate di seluruh jagad raya ini. Itulah mengapa, jika ingin blog yang dimiliki berada diurutan pertama mesin pencari, maka blogger harus mampu bersaing diantara 5 juta informasi.

Belum lagi mengusahakan agar artikelnya mendapat view yang layak. Share sana-sini, blogwalking. Bikin guest post, untuk agar dapat trusted link dan masih banyak lagi.

Masih ditambah dengan ngrancng konten, termasuk infografis atau feature image yang layak untuk dipajang. For your information nggak semua blogger suka pakai foto asal comot, ada yang lebih suka mengusahakan foto mereka sendiri. Itu artinya, tambah satu kerjaan lagi.

Itu baru pekerjaan yang kasat mata, kelihatan ngerjain ini-itu, masih ada satu tugas yang nggak semua blogger bisa jalani, komitmen dan konsistensi.

Seperti yang pernah saya tulis di artikel "Tips Kerja dari Rumah" mempertahankan konsistensi dan komitmen untuk terus ngeblog setiap hari, itu nggak gampang. Apalagi kalau blog yang sedang digadang-gadang belum bisa mencapai hasil seperti yang diharapkan.

So, jangan mudah percaya jika ada yang bilang ada cara gampang dapat duit dari nge-blog. Selalu ada kerja keras, komitmen, dan konsistensi yang harus dilakukan disetiap pekerjaan. Apalagi logaritma Google terus berubah, dan kamu butuh smart untuk terus dapat mengikutinya.

Nggak berarti nggak boleh mengharap hasil dari nge-blog, tapi siapkan diri, jika yang kamu harapkan tidak segera bisa kamu dapatkan.

See you, have fun and keep blogging, yach!

Riwehnya Hunting Blog Templates



Kesel nggak si, kalau saat landing di sebuah situs tapi halaman yang kita ingin buka malah loadingnya lama, kategori menunya melayang-layang, plus gambar dan foto yang buram atau kabur?

Jelas kesel kan? Bisa jadi, besok-besok lagi nggak bakalan mau mampir, meski situs tersebut berada di halaman pertama mesin pencari.

Hal serupa juga berlaku untuk kami para Blogger. Tampilan blog yang cantik, navigasi atau kategori menu yang mudah, infografis (foto/ gambar) berkualitas serta kecepatan loading juga selalu kami perhatikan.

Menggunakan template yang lama (Elegan theme premium), kategori dalam blog rahayupawitriblog.com melayang-layang dan mengikuti scrolling mouse, akibatnya pembaca sering merasa terganggu.

Menurut beberapa teman yang kemarin mereview, tampilan blog utama saya itu juga agak cluttered dan terlalu memenuhi halaman. Banyak si, yang menyarankan untuk menggunakan templates seperti Blogging Corner, tapi sepertinya setiap blog memang punya templates sendiri-sendiri deh.

Saat mencoba menggunakan templates Blogging Corner (Cocktail theme), judul post malah bertumpuk. So, terpaksa deh ganti lagi. Gara-gara hunting perfect templates (menurut saya), beberapa hari sampai tidak bisa update tulisan.

Well, mencari jodoh template memang tidak mudah, bila cocok dihati, belum tentu navigasinya keren. Navigasi oke pun, belum tentu warna, link, atau pernak-pernik lainnya sesuai. Ditambah jika harus menyesuaikan speed loading, wah, daftarnya akan semakin panjang.

Dari hunting template blog kemarin, saya jadi nemu tips bagaimana memilih template blog.



Tips hunting blog template


1.Gunakan dummy blog; -Buatlah blog berbeda dalam satu platform dan isilah dengan beberapa post. Tidak usah terlalu ribet, cukup tulis “lorem iposum and bla bla” juga tidak masalah. Jangan lupa post tersebut diberi kategori agar nanti widget related post terlihat saat preview template yang dicoba.

2.Tetap setting blog dummy dengan setelan “Public” atau “Umum”; - Widget “Related Post”, “Slider”, hanya akan terlihat ketika blog di setting “Public”/ “Umum”.

3.Untuk menghemat waktu, jangan lupa catat kelebihan dan kekurangan dari template yang telah dicoba.

4.Diluar sana ada banyak koleksi template, karena itu saat memilih template, tentukan dulu kategori yang diinginkan; apakah ingin berdasar warna, magazine look, kelengkapan widget (menu dengan drop down, related post, dsb) atau yang SEO friendly.

5.Sebisa mungkin, tentukan template dari pertama kali nge-blog. Menurut salah satu blogger senior, mbak Susi (pemilik blog susindra.com), template blog juga mempengaruhi Alexa Rank dan SEO.

6.Saat ganti template, kode Google Analitik, konfirmasi Webmaster tools, atau meta tag biasanya tidak ikut terangkut ke template baru, jadi jangan lupa untuk menambahkan aneka kode itu lagi begitu sudah menemukan template yang sesuai.

7.Pahami rangkain kode-kode dasar HTML seperti <head>, <div>, <body>, "href", juga closing tag </...>

8.Kalau bisa si, sesuaikan juga dengan brand yang kamu usung, karena beberapa templates memang tersedia untuk beberapa kategori.

 9.Sediakan waktu yang banyak ha ha ha. Finding perfect template is truly a daunting task, jadi sediakan waktu yang banyak, juga air putih, biar nggak gagal fokus.

Begitulah cerita riwehnya hunting template blog selama tiga hari ini. Semoga pengalaman saya ni, bisa bermanfaat ya. See ya …


Punya Blog? Jangan Lupa Daftarkan Blog Kamu di WebMaster

Halo... apa kabar? Gimana aktivitas nge-blog kamu? Sudah tinggikah trafik blog-nya?

Ya, memang butuh kerja keras si saat awal mula membangun sebuah blog. Kamu perlu "jalan-jalan" ke banyak situs agar blog kamu dikenal oleh banyak orang.

Oya, jangan lupa pula daftarkan blog kamu pada Webmaster agar Google tahu kalau kamu punya situs dan bersedia mengindeks blog kamu ke daftar mesin pencarinya.

Eh, sudah kenal Webmaster belum? Kalau belum, kenalan dulu, yuk!

Apa sih, Google Webmaster?

Coba kamu kunjungi situs dukungan Google yang ini: https://www.google.co.id/intl/id/webmasters/

Di halaman pertamanya aja, pasti sudah bikin kamu pengen kepoin dalamnya. Ya, siapa si, yang nggak pengen dikenal blog-nya?

Nah, Webmaster itu, selain bisa bantu blog kamu dikenali mesin pencari, tools ini juga bisa bantu untuk:

  • Membantu blog kamu mudah terindeks oleh robot perayap Google
  • Membantu kamu memeriksa bagaimana kinerja blog kamu 
  • Membantu kamu memeriksa incoming link, link broken, atau link mana aja yang nggak bisa dindeks oleh Google. 


Oke, jadi siap untuk sign up ke Webmaster? Cek steps-nya berikut ini ya...

Cara mendaftarkan blog di Google Webmaster

1. Sign in dengan akun Google.



2. Masukkan alamat blog kamu pada kolom yang tersedia, klik tambahkan properti



3. Verifikasi kepemilikan blog kamu.

Oya, di langkah ini kamu akan disuguhi 2 langkah pilihan. Kalau kamu sudah punya Google Analytic, maka kamu akan disuguhi interface semacam ini:


Pastikan Google Analitik kamu nggak cuma tersemat di "setelan" tapi juga tersemat di bagian "template" kamu. Kalau sudah dipasang di template, kamu tinggal klik tombol "verifikasi". Selesai deh pendaftaran kamu.

Tapi kalau kamu belum punya Google Analitik, kamu akan di beri pilihan semacam ini.



Eh, jangan asal milih lho, karena domain kamu juga berpengaruh kepada cara kamu verifikasi. Ini aturannya:

Pilih verifikasi dengan "tag HTML" kalau platform blog kamu: weebly, wix, wordpress.com, Zenfolio, bigcommerce, blogger, goodsie, prestashop, storevy, Squarespace, tumblr, dan web.com.

Pilih verifikasi dengan "File HTML" kalau blog kamu menggunakan: SiteGround, Shopify, Tumblr (iya, bisa pake tag meta juga), Bluehost (punya si Yaro Starak itu lho), FatCow, GoDaddy, HostGator, HostMetro, dan iPage.

Nah, berhubung saya pengen daftarin blog bahasa inggris saya yang belum punya Google Analitik, maka saya pilih "tag meta".



4. Copy kode meta tag yang muncul.



5. Buka template dashboard → edit HTML → klik disembarang tempat dalam kotak template HTML kamu → ctrl+F → cari kode ini <head>

Jangan kawatir, kalau kurang jelas, dikasih tahu kok sama Webmasternya, klik aja tulisan "berikan contoh"

Kalau sudah ketemu paste kode meta tag kamu dibawah <head>, simpan template.

6. Balik ke Webmaster, klik verifikasikan. Selesai!!Cek email kamu untuk intruksi lebih lanjut.



Oya, saat pertama kali mendaftarkna blog kamu, beranda kamu masih kosong, kamu nggak akan lihat trafik atau parameter lainnya. Tapi jangan kawatir, ntar beberapa jam lagi kalau kamu ngecek, biasanya sudah ada kok.

Okeh, selamat mencoba ya, ...